Ironi Ramadhan
Sedikit menyimak apa yang disampaikan oleh Ustadz @felixsiauw >> mediafire.com/download/x5tnocjbfaw7n7e/Ironi+Ramadhan.mp3 …
semoga manfaat :)
semoga manfaat :)
Bulan ramadhan kini menjelang | Dan seperti biasa aku melihat perubahan dalam berbagai rupa
Hari hari awal pastilah masjid penuh sesak dengan tarawihan | dan mushola ramai dendangkan tilawah qur'an
Akhwat akhwat mulai tutupi auratnya dengan hijab | artis artis terhadap apa yang ia siarkan mulai bertanggung jawab
Bahkan sinetron romeo juliet berganti shofa marwah saat ramadhan | layarkaca pun tak tertinggal siar pengajian
film gairah cinta dipending jadi tasbih cinta agar makruf | judul nikmatnya pacaran diganti indahnya ta'aruf
Sering aku tersenyum geli melihat tingkah pola umat islam | tanda mereka masih berputar dengan pemikiran dzalim
tapi ramadhan memang ajaib, ia mampu membuat perubahan 180 derajat | sayangnya setelah ramadhan banyak yang kembali bejat
Ini pula yang disebut luka tak terperih bagai tersulut api | perubahan dimata, ternyata belum sampai keakar hati
Sekularisme memang menarik umat kejurang kegelapan yang paling dalam | tanpa sisakan secercah sinar yang bahkan cukup mengurai air mata
Sekularisme ajarkan bahwasannya Allah pergi meninggalkan manusia | dan tak lagi menghitung amalan manusia selain pada ramadhan yang mulia
Bagaimana bisa seorang muslim tahankan apa yang halal baginya karena Allah diwaktu siang | namun justru berbuka dengan yang Allah haramkan
Ia menahan makanan, minuman karena Allah disiang hari | namun ia berbuka dengan riba dan hukum taghut yang Allah benci
Sebagian pejalan dalam gelap ini lebih suka berada didalam kedzaliman ketimbang bermandikan cahaya Illahi
Mungkin dalam hati kecil mereka merindukan terang Allah | namun syaitan melakukan tugasnya dengan baik hingga mereka lebih suka dalam kegelapan
Mereka lupa bahwa lebih terhormat mati dalam terang, dari pada hidup dalam kegelapan
yah setidaknya engkau dilihat dan diingat. Dalam kegelapan mungkin engkau nyaman, namun tak seorangpun tahu eksistensimu walaupun engkau hidup.
Aku adalah hamba Allah yang maha suci | cintaku kepada langit tak berarti aku tak menginjak bumi
Justru langit mengajarkanku dengan hujan yang membasahi bumi | Menumbuhkan benih yang beristirahat dalam gelap mati
Cinta kepada Allah selalu hadiahkan 2 hal pada hamba yaitu lidah dan air mata.
Aku selalu berdoa, semoga Allah memberikan semua pengemban dakwah mampu merengkuh kemuliaan ramadhan dan karunia yang Allah limpahkan di dalamnya. Karena tiap perkataan mereka bagaikan penyambung nafas dunia | menghindarkan umat dari kerusakkan sehabisnya
Mungkin umat bagaikan laron yang tak suka dihalau api | mungkin ia akan menggit tangan yang berusaha menghalaunya dari kecelakaan.
Benar... logam akan berkarat seiring waktu, namun emas tetaplah emas, waktu adalah satu satunya pemisah antara keistiqomahan dan yang ditinggalkan.
